Budidaya Mentimun Pada Lahan Sawah

by

Mentimun adalah salah satu jenis buah yang termasuk ke dalam famili Cucurbitaceae dengan nama latin Cucumis sativus dan kelas Magnoliopsida. Buah mentimun atau timun sangat mudah ditemukan pada sajian makanan sebagai penyegar atau biasa disebut lalapan bersama sayuran lainnya. Timun berupa jenis herba yang merambat dan ia adalah tumbuhan semusim.

Tanaman semusim bermakna tanaman mentimun akan langsung mati apabila selesai berbunga dan telah menghasilkan buah.  Bunga yang ada pada tanaman mentimun yaitu bunga jantan dan juga bunga kelamin ganda yang disebut dengan hermaprodit. Bunga jantan akan menjadi bunga pertama yang dihasilkan oleh tanaman mentimun dengan jangka waktu tumbuh sekitar empat minggu lamanya.

Setelah itu, bunga yang berkembang yaitu bunga berkelamin ganda dengan syarat pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan mentimun baik. Dalam satu tumbuhan mentimun dapat menghasilkan buah dengan jumlah 20 banyaknya, namun biasanya petani membatasi jumlah buah yang akan tumbuh. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan buah timun dengan kualitas yang baik dan tidak cacat.

Tak hanya dimanfaatkan sebagai pelengkap hidangan dan bahan masakan, mentimun juga memiliki fungsi dalam dunia kecantikan dan kosmetik. Kandungan yang ada di dalam mentimun seperti efek pendingin dan pembersih serta aneka vitamin sejalur dengan dunia perawatan kulit. Salah satu fungsi dari mentimun dalam dunia kecantikan yaitu untuk pembuatan masker wajah.

Kegunaan dan manfaatnya yang tersebar ke dalam beberapa bidang membuat banyak kalangan ingin membudidayakan tumbuhan mentimun. Bila Anda memiliki lahan sawah yang kosong dan masih kebingungan akan ditanam apa pada lahan tersebut, mentimun adalah solusi terbaik. Cara budidaya mentimun pada lahan sawah, yaitu:

  1. Persiapan bibit

Mentimun adalah salah satu jenis tumbuhan yang mampu hidup di berbagai kondisi cuaca dan lingkungan serta berbagai iklim. Bila ditanam pada daerah dengan curah hujan yang rendah, temperatur maksimal yaitu 27 derajat celcius. Bibit mentimun dapat Anda peroleh melalui toko yang menyediakan, pastikan bibit tersebut memiliki kualitas yang baik dan unggul.

  1. Persiapan media tanam

Media tanam yang digunakan yaitu lahan sawah, langkah pertama yang harus dilakukan yaitu mengecek derajat keasaman tanah tersebut. Sebelumnya, bersihkan dahulu lahan dari rumput dan tumbuhan liar yang tumbuh menggunakan alat seperti cangkul atau alat lainnya. Lalu pastikan derajat keasaman tanah sama dengan enam atau lebih dari angka enam.

Bila derajat keasaman atau pH kurang dari enam, lakukan penambahan mineral tanah seperti dolmit sampai pH mencapai angka yang ditetapkan. Kemudian siapkan barisan dimana timun akan ditanam dengan jarak antar baris tiga puluh senti meter atau secukupnya. Bersihkan pula media tanam dari hama pengganggu yang biasanya ada di lahan persawahan.

Bila lahan yang digunakan telah lama tidak terurus, jangan lupa tambahkan pupuk organik dengan jumlah seperlunya dan perbandingan yang seimbang. Anda disarankan untuk memberi pupuk yang tidak mengandung bahan kimia agar tumbuhan mentimun tumbuh secara alami. Hal ini dilakukan karena di dalam pupuk terkandung nutrisi yang dibutuhkan tumbuhan.

  1. Proses penanaman

Langkah pertama yang dilakukan pada proses penanaman yaitu membuat galian atau lobang pada media tanam dengan kedalaman sesuai bibit. Kemudian masukkan bibit ke dalam lobang dan tutup serta padatkan lobang dengan tanah sisa galian. Setelah itu lakukan penyiraman untuk pertama kalinya dengan air secukupnya lalu Anda hanya tinggal menunggu bibit tumbuh.

Sumber referensi: tanimuda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *