Budidaya Gelombang Cinta

by

Sebagai varietas anthrium asli dari Indonesia, Gelombang Cinta memiliki nilai jual yang cukup menggiurkan. Keindahan daunnya yang bergelombang membentung lambang cinta menjadi alasan utama banyak orang yang menginginkan untuk memiliki anthurium satu ini. Selain budidaya tanaman hias caladium, Budidaya gelombang cinta akan membuka peluang lebar bagi para penjaja tanaman hias. Namun, sebelum memulai budidaya, pastikan dulu Anda mengetahui langkah-langkah memelihara tanaman satu ini.

2 Pilihan Cara Budidaya Gelombang Cinta

  1. Metode Memperbanyak Biji

Ambilah biji gelombang cinta yang sudah matang, dengan ciri-ciri banyak berjatuhan. Setelah itu, siapkan media untuk menyemai biji-biji tersebut. Media semai dapat berupa campuran arang sekam padi dengan pupuk organik yang sudah dihaluskan menjadi satu.

Gunakan satu pot kecil untuk setiap benih yang akan disemai, agar proses pemindahan berikutnya menjadi lebih mudah dan jangan lupa untuk tutup benih dengan arang sekam padi dengan kedalaman sekitar dua meter. Tutup pot dengan plastik agar media semai tetap lembab, dan pindahkan ke pot yang lebih besar saat ukuran benih sudah di atas 3 cm.

  1. Metode Split

Pilih tanaman yang sehat untuk displit. Taruh tanaman yang dipilih pada daerah yang teduh dan tidak banyak terkena sinar matahari agar pertumbuhan menjadi lebih cepat. Untuk menjaga keseimbangan kelembapan media split, gunakan pasir halus sebagai media tanam. Berikan anti jamur pada bekas luka di pohon hasil pemotongan. Jika bonggol tanaman sudah tumbuh, sebaiknya jangan langsung dipisah, melainkan tunggu sekitar 2-3 hari.

Hal yang Harus Diperhatikan Selama Budidaya Gelombang Cinta

  1. Lokasi penanaman

Dalam membudidayakan gelombang cinta, perhatikan lokasi penanaman. Gelombang cinta memang mampu tumbuh di dataran tinggi maupun rendah. Namun, usahakan lokasi tersebut cenderung teduh dan jauh dari sinar matahari, agar pertumbuhan anthurium gelombang cita menjadi lebih pesat. Dapat dilakukan di halaman belakang, atau di teras yang tertutup oleh kanopi.

  1. Media tanam

Selain itu, media tanam merupakan faktor paling penting. Siapkan pot dengan perbandingan 1:2 pada tanaman gelombang cinta yang sudah terlebih dahulu dialasi oleh pecahan genteng. Setelah itu, campurkan humus, pupuk kandang dan pasir lembut sebagai media tanam. Setelah itu, masukan bibit gelombang cinta dan tutup lagi dengan campuran bahan humus, pupuk dan pasir. Jagalah kelembapan tanaman demi menyokong sirkulasi air dan udara terhadap anthurium gelombang cinta.

  1. Pilihan pot

Jangan lupa gunakan pot yang tipis dan ringan. Biasanya pot ini berwarna hitam dan terbuat dari plastik. Sayangnya, hanya ada sedikit lubang air di bagian bawah pot yang dapat mempersulit sirkulasi air. Ganti pot tersebut secara berkala, sesuaikan dengan pertumbuhan anthurium gelombang cinta. Semakin besar tanaman, harus semakin besar pula ukuran pot. Usahakan pot mampu menampung 70% bagian dari anthurium gelombang cinta Anda.

  1. Perawatan kesehatan

Meskipun sebaiknya menanam gelombang cinta dijauhkan dari sinar matahari, tapi menjemurnya setiap pagi tetap menunjang pertumbuhan gelombang cinta. Jangan jemur terlalu lama kecuali Anda yakin tidak akan kecewa bila tanaman Anda layu. Proses penyiraman air harus disesuaikan dengan kondisi gelombang cinta. Sekali siram setiap hari pada musim penghujan atau dua kali siram setiap musim kemarau dirasa sudah cukup efektif.

Rajin-rajinlah mengoleskan cairan susu ke daun gelombang cinta, agar daun tetap mengkilap dan indah. Jangan lupa pula untuk tetap mengatur dan memeriksa dosis pemberian pupuk kepada tanaman gelombang cinta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *