7 Makanan Terburuk yang Harus Dihindari Untuk Penderita Diabetes

by

Terlalu banyak mengkonsumsi makanan manis tentu dapat memberikan efek negatif terhadap kesehatan anda, salah satunya adalah bisa mendatangkan sebuah penyakit mengerikan yang disebut diabetes. Pastinya anda pernah mendengarnya, bukan? Diabetes sendiri merupakan sejenis penyakit kronis yang telah banyak menyerang orang tanpa mengenal usia, baik itu anak-anak maupun orang dewasa. Diabetes yang tidak terkontrol beresiko mendatangkan berbagai macam konsekuensi, termasuk penyakit jantung, penyakit ginjal, kebutaan, dan komplikasi berbahaya lainnya. Bahkan pra-diabetes pun sudah dikaitkan dengan kondisi-kondisi tersebut. Salah satu penyebab penyakit diabetes adalah karena pola makan anda yang tidak dijaga, sehingga dapat meningkatkan kadar gula darah, insulin, dan menyebabkan peradangan di tubuh anda. Karbohidrat, protein, dan lemak merupakan makronutrisi yang dapat memberikan tubuh anda energi. Namun, salah satu dari ketiga nutrisi tersebut dapat memberikan efek paling besar terhadap peningkatan kadar gula darah anda, yaitu karbohidrat. Hal ini karena karbohidrat tersebut cenderung akan dipecah menjadi gula atau glukosa oleh tubuh, dan diserap masuk ke dalam aliran darah anda. Jadi tentu saja, ketika seorang penderita diabetes mengkonsumsi terlalu banyak karbohidrat pada suatu waktu, maka dapat meningkatkan kadar gula darah mereka ke dalam tingkatan yang sangat berbahaya. Seiring dengan berjalannya waktu, kadar yang tinggi tersebut dapat merusak saraf dan pembuluh darah anda sehingga beresiko terkena penyakit jantung, penyakit ginjal, dan berbagai macam kondisi kesehatan serius lainnya. Oleh karena itulah, menjaga asupan karbohidrat yang rendah pastinya bisa mengurangi lonjakan kadar gula darah dan menurunkan kemungkinan serta resiko anda terkena komplikasi diabetes. Maka, pastikan anda untuk selalu menghindari beberapa makanan terburuk bagi penderita diabetes yang telah kami susun di bawah ini. 

Minuman Dengan Banyak Gula Pemanis

Minuman bergula merupakan pilihan yang paling buruk untuk anda penderita diabetes. Alasannya, mereka memiliki kadar karbohidrat yang tinggi. Faktanya, beberapa jenis minuman kaleng, bersoda dan berenergi biasanya dikemas dengan fruktosa yang mana telah dikaitkan dengan sebuah kondisi bernama resistensi insulin dan diabetes. Jadi tidaklah mengejutkan jika banyak penelitian yang menyebutkan bahwa asupan minuman bergula tersebut dapat meningkatkan berbagai macam kondisi kesehatan terkait diabetes, seperti perlemakan hati. Terlebih lagi, kadar fruktosa yang tinggi dalam minuman bergula dapat menyebabkan perubahan metabolik sehingga beresiko meningkatkan kadar lemak di perut dan trigliserida dalam tubuh anda.

Lemak Trans

Makanan instant yang mengandung lemak trans sangatlah berbahaya untuk tubuh, bahkan untuk orang sehat sekalipun. Jenis makanan ini dibuat dengan menambahkan hidrogen ke dalam asam lemak tak jenuh untuk membuatnya menjadi lebih stabil. Lemak trans sendiri bisa banyak anda temukan dalam margarin, selai kacang, creamer, dan makanan beku. Selain itu, banyak produsen makanan juga menambahkannya ke dalam kue kering dan biskuit agar bertahan dalam jangka waktu yang lama dan tidak cepat basi. Meskipun pada dasarnya lemak trans tidak akan meningkatkan kadar darah anda secara langsung, tetapi mereka telah dikaitkan dengan peningkatan peradangan dalam tubuh, resistensi insulin, hingga penimbunan lemak di perut, sekaligus mengurangi kadar kolesterol baik ‘HDL’ dan meningkatkan gangguan fungsi arteri di saat yang bersamaan. Efek-efek makanan tersebut bisa sangat memprihatinkan terhadap mereka yang tengah menderita diabetes karena dapat meningkatkan resiko terkena penyakit jantung yang mematikan. Jika anda ingin membeli makanan instant, kalengan, atau sejenisnya, pastikan untuk selalu mengecek komposisi dari makanan itu sendiri. Jika anda melihat terdapat tulisan seperti ‘sebagian terhidrogenasi’ atau semacamnya, harap untuk segera menghindarinya.

Roti Putih dan Beras Putih

Mungkin ini terdengar aneh, tetapi memang begitu adanya. Penelitian sudah jelas membuktikkan bahwa roti putih, nasi putih, dan makanan terproses lainnya sangatlah berbahaya untuk para penderita diabetes. Hal ini karena mengkonsumsi makanan-makanan ini hanya dapat meningkatkan kadar gula darah terhadap orang-orang yang sudah menderita diabetes tipe-1 dan tipe-2 secara signifikan. Karbohidrat jenis ini cenderung memiliki sedikit sekali serat yang seharusnya membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam darah anda, sehingga dapat membuat lonjakan gula darah dengan sangat cepat.

Yogurt Rasa Buah

Yogurt polos memang bisa menjadi pilihan terbaik bagi anda yang tengah menderita diabetes. Tetapi yogurt yang telah dicampur dengan rasa buah-buahan bisa memberikan efek sebaliknya terhadap tubuh anda. Yogurt rasa buah biasanya terbuat dari susu rendah lemak atau susu tanpa lemak yang sarat akan karbohidrat serta gula. Faktanya, satu cangkir (sekitar 245 grm) dari yogurt rasa buah saja mengandung kurang lebih 47 gram gula, artinya hampir 81% kalori dari yogurt tersebut berasal dari gula. Jadi, alih-alih anda memilih yogurt dengan kandungan gula tinggi yang dapat meningkatkan kadar gula darah dan insulin anda, akan lebih baik jika anda memilih yogurt tanpa pemanis yang justru dapat mengontrol perasaan lapar, mangatur berat badan, dan mendukung kesehatan usus anda.

Buah Kering

Sudah bukan rahasia lagi jika buah-buahan merupakan salah satu makanan tersehat di alam jagat raya ini, bahkan sangatlah direkomendasikan untuk selalu mendapatkan asupannya setiap hari agar terjaga dari berbagai macam penyakit yang bisa datang setiap saat. Hal ini karena buah-buahan cenderung sarat akan vitamin C dan kalium, serta berbagai macam nutrisi penting lainnya yang dapat mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan. Tetapi sayangnya, ketika buah tersebut dikeringkan maka akan menyebabkan kehilangan banyak kandungan penting, sekaligus meningkatkan kadar gulanya menjadi semakin terkonsentrasi di saat yang bersamaan. Misalnya, satu cangkir dari anggur segar mengandung sekitar 27 gram karbohidrat, termasuk 1 gram serat. Tetapi berbeda dengan satu cangkir kismis kering yang mana mengandung sekitar 115 gram karbohidrat, dimana 5 gram-nya berasal dari serat. Tentu saja angka ini bisa menjadi acuan bagi anda untuk menghindari buah kering seutuhnya. Jadi, jika anda tengah menderita diabetes, sangat disarankan untuk selalu mendapatkan asupan buah-buahan yang rendah akan kandungan gula di dalamnya seperti buah berry atau apel kecil yang dapat memberikan anda manfaat kesehatan sambil menjaga kadar gula darah anda tetap stabil.

Jus Buah

Buah-buahan memang sangat menyegarkan dan menyehatkan, tetapi jika telah diproses menjadi sebuah minuman, maka efeknya terhadap gula darah hampir sama seperti halnya anda mengkonsumsi minuman bersoda atau minuman manis bergula lainnya. Bahkan tidak pandang bulu, baik itu buah-buahan yang menggunakan 100% bahan alami buah, maupun yang telah dicampurkan dengan gula, keduanya sama-sama dapat memberikan efek buruk terhadap kondisi yang tengah anda derita saat ini. Berbeda dengan minuman soda yang banyak mengandung gula sebagai pemanisnya, jus buah dikemas dengan fruktosa, yaitu sejenis gula yang juga dapat mendorong terjadinya resistensi insulin, obesitas, hingga penyakit jantung.

Kentang Goreng

Kentang goreng haruslah anda hindari sepenuhnya tanpa pengecualian jika tengah menderita diabetes. Kentang sendiri yang menyehatkan memang sudah mengandung kadar karbohidrat yang tinggi. Terlebih ketika sudah dikupas dan digoreng menggunakan minyak sayur, kentang ini pun akan semakin berbahaya dan membuat kadar gula darah anda semakin melonjak lebih tinggi lagi. Bahkan penelitian sendiri telah membuktikkan bahwa makanan yang terlalu lama digoreng dapat menghasilkan senyawa racun yang tinggi seperti AGE dan aldehida, dimana keduanya dapat mempromosikan peradangan dan meningkatkan resiko anda terkena berbagai macam penyakit berbahaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *